Kamis, 01 Desember 2022

Tarian Yosakoi Dari Kochi


Yosakoi (よさこい)


Festival Yosakoi (よさこい祭り Yosakoi Matsuri) adalah festival tari Yosakoi yang diadakan setiap tahunnya di kota KochiPrefektur Kochi pada 9 Agustus hingga 12 Agustus. Festival berlangsung selama 4 hari, dengan puncak pentas utama pada 10 Agustus dan 11 Agustus. Malam sebelum pentas utama (9 Agustus) dimeriahkan oleh pesta kembang api, dan 12 Agustus adalah hari kompetisi nasional.

Yosakoi adalah tari dengan ciri khas gerakan tangan dan kaki yang dinamis. Tari ini berkembang sebagai bentuk modern tari musim panas Awa Odori. Sambil menari, di kedua belah tangan, penari pria dan wanita segala umur membunyikan perkusi dari kayu yang disebut naruko. Mulanya, naruko dipakai untuk mengusir burung-burung di sawah, tetapi sekarang menjadi pelengkap tari.

Penari dalam satu kelompok mengenakan kostum berupa happi atau yukata. Kostum dan musik dipilih sesuai selera masing-masing kelompok yang berusaha tampil seunik mungkin. Musik pengiring tari dapat merupakan campuran musik daerah (minyō) dicampur dengan musik rocksambadiskoenka, atau genre musik lain yang sesuai dengan selera, tetapi harus memasukkan melodi "Yosakoi Naruko Odori".

Kelompok penari Yosakoi menari di jalan utama kota Kochi (Otesuji), alun-alun kota, dan pusat perbelanjaan Obiyamachi. Di dalam kota setidaknya disediakan 9 lokasi kompetisi tari dan 6 lokasi pentas. Festival ini dimeriahkan sekitar 19.000 peserta yang terbagi dalam 170 kelompok penari.[1] Sejumlah peraturan yang mengatur para peserta, misalnya pembatasan jumlah penari dalam satu kelompok (di bawah 150 orang), ukuran panggung di truk bak terbuka (jigatasha), dan keharusan membawa naruko sewaktu menari.


Dilihat dari sudut pandang etimologi,Asal usul kata Yosakoi adalah Yosakoi (夜さ来い) yang berarti datanglah kau malam ini. Menurut kisah lain, kata Yosakoi berasal dari seruan para pekerja bangunan ketika membangun Istana Kōchi pada masa pemerintahan Yamauchi Katsutoyo (1596-1615). Mereka menyerukan "Yoisho koi, yoisho koi" agar bersemangat ketika mengangkati bahan bangunan.

Kisah cinta zaman Edo (1771-1776) antara aktor kabuki Ikushima Shingorō dan wanita Ōoku bernama Nakaejima diangkat sebagai lagu minyō berjudul "Ejimabushi". Lagu tersebut terkenal di seluruh negeri, dan dijadikan lagu pengiring Bon Odori di Provinsi Tosa (sekarang Prefektur Kochi). Istilah Yosakoi (夜さ来い) pastinya bukanlah dialek Tosa. Orang Kōchi menyebut malam sebagai ban (), sementara kiya atau kiiya (来や) untuk datanglah.

Kemungkinan lain, kata yosari koi (夜さり来い, datanglah malam ini) asal bahasa Jepang kuno abad ke-9 berubah menjadi yosakoi, dan dimasukkan ke dalam lirik minyō berjudul Yosakoi Bushi.[



1 komentar: